Postingan

Perdagangan yang Tidak Pernah Rugi

 إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ “Sesungguhnya orang-orang yang membaca kitabullah (Alquran), mendirikan sholat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi..” [Faathir: 29].

Barokah Itu Turun di Tengah-Tengah Makanan

Dari Ibnu ‘Abbas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِنَّ الْبَرَكَةَ تَنْزِلُ وَسَطَ الطَّعَامِ فَكُلُوا مِنْ حَافَتَيْهِ وَلاَ تَأْكُلُوا مِنْ وَسَطِهِ "Barokah itu turun di tengah-tengah makanan, maka mulailah makan dari pinggirnya dan jangan memulai dari tengahnya." (HR. Tirmidzi no. 1805 dan Ibnu Hibban no. 5245. Abu ‘Isa At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih) Sumber : Rumaysho

Perbanyaklah Shalawat Setiap Jumat

 Rasulullah Shalallahu alayhi wasallam bersabda : أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً "Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti." (HR. Baihaqi dalam Sunan Al Kubro. Hadits ini hasan ligoirihi –yaitu hasan dilihat dari jalur lainnya)

Sunnah Berdoa Setelah Ashar pada Hari Jumat

Rasulullah Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam, يَوْمُ الْجُمُعَةِ اثْنَتَا عَشْرَةَ سَاعَةً لاَ يُوجَدُ فِيهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللهَ شَيْئًا إِلاَّ آتَاهُ إِيَّاهُ فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ "Pada hari Jum’at terdapat dua belas jam  (pada siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang tidak ada seorang hamba muslim pun memohon sesuatu kepada Allah melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah ‘Ashar." (HR. Abu Daud)

Sungguh Beruntung bagi Orang yang Tidak Melihat Rasulullah Namun Ia Beriman Kepadanya

Dari Abu Sa'id Al Khudri radhiallahu'anhu, ia berkata: يا رسولَ اللهِ طوبى لِمَن راكَ وآمَن بكَ قال : طوبى لِمَن رآني وآمَن بي وطوبى ثمَّ طوبى لِمَن آمَن بي ولَمْ يَرَني "Wahai Rasulullah, sungguh beruntung bagi orang yang melihatmu dan beriman kepadamu." Rasulullah bersabda, "Sungguh beruntung, orang yang melihatku dan beriman kepadaku. Namun lebih beruntung lagi, dan lebih beruntung lagi, bagi orang yang beriman kepadaku padahal mereka tidak melihatku." (HR. Ibnu Hibban no. 7230, dihasankan oleh Syaikh Syu'aib Al Arnauth)

Salah Seorang dari Kalian Dapat Melihat Kotoran Kecil di Mata Saudaranya Tetapi Dia Lupa Akan Kayu Besar yang Ada di Matanya

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, يُبْصِرُ أَحَدُكُمْ القَذَاةَ فِي أَعْيُنِ أَخِيْهِ، وَيَنْسَى الجَذْلَ- أَوْ الجَذْعَ – فِي عَيْنِ نَفْسِهِ "Salah seorang dari kalian dapat melihat kotoran kecil di mata saudaranya tetapi dia lupa akan kayu besar yang ada di matanya." (HR. Bukhari dalam Al Adabul Mufrad no. 592, riwayat yang shahih)

Meraih Keridhaan Semua Manusia Adalah Tujuan yang Tidak Mungkin Dicapai

Imam asy-Syafi'i rahimahullah mengatakan, رضى الناس غاية لاتدرك، وليس إلى السلامة منهم سبيل، فعليك بما ينفعك فالزمه "Meraih keridhaan semua manusia adalah tujuan yang tidak mungkin dicapai. Sebab, tidak ada jalan untuk selamat dari (celaan) mereka. Oleh karena itu, hendaknya engkau melakukan hal yang bermanfaat bagimu dan konsistenlah."  (Siyar A'lam an-Nubala 8/423)